Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close

Kesesuaian Lokasi Habitat Buatan Bagi Keberlanjutan Nursery & Feeding Ground Sumber Daya Ikan

Melalui undangan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten, telah dilaksanaan FGD Pembuatan Apartemen Ikan yang dilaksanakan di Aula DKP Provinsi Banten. Dalam agenda kegiatan tersebut Peneliti BRPSDI (Mujiyanto, S.St.Pi, M.Si) berkesempatan menjadi Narasumber dengan membawakan materi “KESESUAIAN LOKASI HABITAT BUATAN BAGI KEBERLANJUTAN NURSERY & FEEDING GROUND SUMBER DAYA IKAN”

Dijelaskan dalam salah satu pemaparannya bahwa upaya penempatan habitat buatan bagi pemulihan sumber daya ikan harus memperhatikan 3 (tiga) pola hidup ikan karang di area habitat aslinya (Mujiyanto, 2009), yaitu:


1) Kelompok ikan yang senang meliang diantara celah karang, dan sekali-kali keluar untuk menangkap mangsanya (contoh: famili Serranidae dan Lutjanidae);

2) Kelompok ikan yang senang berenang diujung-ujung karang dan sekali-kali bersembunyi diantara celah karang apabila ada gangguan, dengan sifat menetap maupun hanya tinggal sementara (contoh: famili Mullidae, Chaetodontidae, Serranidae, Lethrinidae, Apogonidae dan Labridae) dan

3) Kelompok ikan yang menyukai habitat dasar pasir (contoh: famili Scaridae dan Pomacentridae)

Dalam kesempatan tersebut, pembicara (Mujiyanto, S.St.Pi, M.Si) juga memberikan beberapa indikator bagi kesesuaian lokasi habitat buatan di dasar perairan, dimana parameter yang diperhatikan setidaknya ada 4 (empat) parameter utama lingkungan, yaitu: 1) parameter fisik, 2) parameter kimia, 3) parameter biologi dan 4) aspek sosial ekonomi masyarakat

< /div>