Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close

PSTA BATAN terima kunjungan Guru SMA Srilanka Untuk Tingkatkan Pendidikan Iptek Nuklir

Yogyakarta (31/11/2018) – Sebanyak 20 peserta terdiri dari Guru SMA dan fungsional pengembangan kurikulum di beberapa distrik/propinsi negara Srilanka melakukan kegiatan kunjungan ke reaktor Kartini Yogyakarta. Kunjungan ke reaktor ini adalah rangkaian dari kegiatan Workshop for Educating Students & Teachers on Nuclear Science & Technology. Workshop ini dibuka oleh Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Edy Giri Rachman Putra, Ph.D di ruang meeting room lantai 4 gedung STTN Yogyakarta.

Kawasan Nuklir Yogyakarta (KNY) secara spesifik dipilih oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan Pemerintah Srilanka sebagai lokasi pelatihan. Lokasi ini dinilai memiliki fasilitas yang sangat baik untuk edukasi, selain itu juga terdapat reaktor nuklir riset, sehingga tempat ini dinilai  sesuai untuk meningkatkan pemahaman para guru dan praktisi pendidikan terhadap manfaat iptek nuklir.

Kehadiran mereka ke KNY dalam kerangka kerja sama proyek program Technical Cooperation (TC) Program RAS 0079 melalui mekanisme Scientific Visit. Tujuan kunjungan ilmiah kelompok adalah dalam memperkuat pemahaman para guru sekolah menengah Srilanka tentang topik iptek nuklir. Setelah kegiatan ini nantinya iptek nuklir ini bisa disampaikan kepada siswa melalui proses pembelajaran atau pengajaran yang efektif dan menarik. Selain itu juga dapat memotivasi dan mendorong kaum muda untuk memasuki bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir.

Sebelum masuk ke dalam reaktor, peserta dijelaskan tentang Proteksi Radiasi oleh Ir. Gede Sutresna Wijaya selaku Kepala Bidang Keselamatan Kerja dan Keteknikan. Selain itu juga diberikan penjelasan tentang prinsip kerja reaktor nuklir.

Di masa datang, Program Technical Cooperation (TC) yang sama juga akan memfasilitasi negara lain yang ingin mengirimkan guru dan praktisi pendidikan untuk belajar ke Indonesia pada tahun-tahun berikutnya. (biw)