Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia

Nama PUI: PUI Bioteknologi dan Bioindustri Lembaga Induk: PT. Riset Perkebunan Nusantara Provinsi: Jawa Barat Website: http://www.iribb.org/ Alamat: Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16128 - Indonesia

Profil Lembaga

Sejak didirikan pada tahun 1901 oleh Pemerintah kolonial Hindia Belanda dengan nama Proefstation der Centrale Proefstations Vereniging (CPV) hingga menjadi Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI), lembaga penelitian ini telah mengalami sejarah yang sangat panjang. Pada tahun 1957 ketika dilakukan pengambilalihan perusahaan-perusahaan perkebunan Belanda di Indonesia, CPV dinyatakan dikuasai oleh Pemerintah RI dan tahun 1960 berganti nama menjadi Perhimpunan Balai Penelitian Perkebunan Besar (PBPPB) dan pada tahun 1968 berubah menjadi Balai Penelitian Perkebunan Bogor (BPP Bogor). Sejak tahun 1987 BPP Bogor secara struktural berada di bawah Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I). Perubahan pengelolaan dan pendanaan dipertegas dengan SK Menteri Pertanian No. 823/Kpts/KB.8110/II/89 yaitu tentang alih kelola BPP Bogor dari Badan Litbang Pertanian kepada AP3I. Pada tahun 1992 terjadi reorganisasi Pusat Penelitian dan BPP Bogor menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan Bogor yang dituangkan dalam SK No 084/DPH/XII/92. Seiring dengan perubahan yang terjadi dan adanya rencanapenggabungan dengan Departemen Pertanian, pada tahun 1996 Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan Bogor berubah nama menjadi Unit Penelitian Bioteknologi Perkebunan (UPBP), kemudian sejak Januari 2003, berubah menjadi Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) dan pada tahun 2014 BPBPI berubah nama menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) berdasarkan Surat Keputusan dari PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) nomor : 125/Kpts/RPN/2014 tanggal 1 Desember 2014 tentang Peningkatan status dan perubahan nama Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia menjadi Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia.

Perubahan nama dan organisasi tidak hanya terjadi di lingkup BPBPI, tetapi di lingkup lembaga yang menjadi payungnya. Pada tahun 2002, terbit SK Menteri Kehakiman mengenai dibentuknya LRPI (Lembaga Riset Perkebunan Indonesia). Perubahan yang sangat mendasar terjadi pada tahun 2009 dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No AHU-62279.AH.01.01 tanggal 22 Desember 2009, yaitu LRPI menjadi perusahaan swasta dengan nama PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) yang sahamnya dimiliki oleh PT Perkebunan Nusantara I s/d XIV (Persero).

Visi dan Misi

Visi Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia adalah Menjadi perusahaan berbasis riset bioteknologi perkebunan yang inovatif dan bertaraf internasional.

Misi Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia adalah (1) Meningkatkan kompetensi sumberdaya penelitian untuk menciptakan inovasi teknologi dan menghasilkan karya riset bertaraf internasional, (2) Melakukan penelitian terobosan dalam bidang bioteknologi perkebunan sesuai kebutuhan pengguna, (3) Menjalin kerjasama riset, pengembangan, dan komersialisasi hasil penelitian dengan lembaga lain lingkup nasional dan internasional, (4) Mendorong percepatan dan pemanfaatan hasil riset bioteknologi yang berdaya saing tinggi untuk menunjang kemajuan agribisnis perkebunan berwawasan lingkungan, (5) Mewujudkan kemandirian institusi PPBBI melalui pelayanan jasa kepakaran, lisensi teknologi, jasa analisis, dan komersialisasi hasil riset, serta (6) Melaksanakan tanggung jawab sosial kemasyarakatan.


Kontak Lembaga

Contact Person