Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Nama PUI: Pusat Unggulan Iptek Tanaman Serat Lembaga Induk: Kementerian Pertanian Provinsi: Jawa Timur Website: http://balittas.litbang.pertanian.go.id Alamat: Jl. Raya Karangploso Km 4. Malang

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) merupakan Balai Penelitian Nasional yang berkedudukan di Malang, dan merupakan salah satu UPT Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian.  Balittas didirikan berdasarkan SK Menteri Pertanian No 613 Kpts/OT.210/S/1984. Berdasarkan SK Mentan nomor 5398/Kpts/KP.330/12/2011 tanggal 30 Desember 2011 Balittas mempunyai mandat penelitian dan pengembangan tanaman yang dikelompokkan sebagai komoditas perkebunan, yaitu tanaman serat, yang terdiri atas serat buah (kapas dan kapuk), serat batang (kenaf, yute, rami, rosela, linum, abaka) dan serat daun (sisal dan mendong); pemanis (tebu, stevia, dan bit gula); tembakau; dan minyak industri (jarak kepyar, jarak pagar, wijen, bunga matahari, dan kemiri minyak).

Dalam melaksanakan penelitian tanaman serat, Balittas didukung dengan laboratorium yang telah terakreditasi berdasarkan ISO 17025:2005 untuk laboratorium Pengujian Benih dan beberapa laboratorium lain yang sedang dipersiapkan untuk terakreditasi, yaitu laboratorium: Bioteknologi, Kultur Jaringan, Bioprosesing, Entomologi, Fitopatologi, Patologi Serangga, dan Toksikologi Serangga.  Kegiatan penelitian lapang didukung oleh 5 kebun percobaan yang masing-masing mewakili agroekologi berbeda, serta 5 rumah kaca yang dapat difungsikan sesuai dengan kebutuhan penelitan.  Penyelenggaraan manajemen Balittas dilaksanakan berdasarkan ISO SMM 9001:2008.  Diseminasi hasil penelitian Balittas dilaksanakan melalui publikasi dalam Buletin Tananam Tembakau, Serat, dan Minyak Industri yang pengelolaanya telah terakreditasi LIPI No 700/AU/P2MI-LIPI/10/2015, Prosiding Seminar Nasional, Monograf, buku, leaflet dan brosur.  Selain itu diseminasi hasil penelitian juga dilakukan melalui gelar teknologi, pameran produk teknologi, dan temu lapang dengan petani dan stakeholder.  Diseminasi hasil pelepasan varietas unggul didukung oleh Unit Produksi Benih Sumber (UPBS) yang pengelolaannya berdasarkan SMM ISO 9000:2015.

Motto Balittas adalah Terdepan dalam inovasi dan pelayanan (Leading in innovation and services) dan visi Balittas adalah “Menjadi institusi handal berkelas dunia sebagai penyedia inovasi teknologi tepat guna tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri”, Sedangkan misi Balittas adalah:

Menghasilkan dan merakit teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas, mutu, dan daya saing tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri. Meningkatkan kerja sama dan diseminasi hasil penelitian. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sarana pendukung. Memberikan saran kebijakan teknologi dalam agribisnis tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri.

Dengan demikian, maka fungsi Balittas sebagai lembaga penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau dan minyak industri adalah

Melaksanakan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan, dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan penelitian morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi, dan fitopatologi tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan penelitian komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan penelitian penanganan hasil tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Memberikan pelayanan teknik penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Menyiapkan kerja sama, informasi, dokumentasi, serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan urusan tata usaha dan rumah tangga.

Sampai dengan tahun 2015 Balittas telah menghasilkan lebih dari 70 varietas unggul, yang telah dilengkapi dengan paket budidaya yang efisien dan ramah lingkungan.  Varietas unggul tanaman serat yang telah dilepas diantaranya adalah

Kapas: Kanesia 10, Kanesia 11, Kanesia 12, Kanesia 13, Kanesia 14, Kanesia 15, AgrI Kanesia 16, AgrI Kanesia 17, AgrI Kanesia 18, AgrI Kanesia 19, dan AgrI Kanesia 20 (pelepasan varietas pada tahun 2010-2014) Kapuk: MH 1, MH 2, MH 3, MH 4, Togo B, dan LC31 Kenaf: KR9, KR11, KR12, KR14, dan KR15 (pelepasan varietas pada tahun 2001-2007). Rami: Ramindo 1 Rosela herbal: Roselindo 1, Roselindo 2, Roselindo 3, dan Roselindo 4.

Paket budidaya tanaman serat yang dihasilkan adalah paket pengendalian hama secara terpadu (PHT) pada kapas yang menekankan pada pengendalian hayati. 

Hasil penelitian berupa produk untuk menunjang budidaya tanaman serat diantaranya adalah biopestisida, pupuk hayati, dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk pengolahan tanah maupun alsintan untuk kegiatan pasca panen.

Balittas juga menyediakan layanan jasa berupa  Layanan Konsultasi Teknologi, Penyediaan Benih Sumber, Pengujian Laboratorium, dan Perpustakaan.

 

Ruang Lingkup Riset Tanaman Serat

Pengembangan tanaman serat dilakukan untuk mendukung industri tekstil dan industri besar lainnya. Pencanangan International Year of Natural Fibres 2009 (IYNF 2009) telah memunculkan kembali peran serat alam yang menunjukkan pentingnya tanaman serat untuk dikembangkan lebih intensif.  Balittas telah menghasilkan banyak teknologi tanaman serat, diantaranya adalah varietas-varietas unggul dan teknologi budidaya tanaman serat yang efisien dan ramah lingkungan.  Hilirisasi produk hasil penelitian berupa produksi benih sumber tanaman serat dan advokasi dalam sistem perbenihan tanaman serat untuk pengembangan komoditas.  Hasil litbang Balittas telah mendapat pengakuan ilmiah (scientific recognition) dan pengakuan dampak (impact recognition).  Oleh karena itu, Balittas mempunyai posisi yang strategis untuk dikembangkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Tanaman Serat.  Pengembangan PUI tersebut diharapkan akan menguatkan kelembagaan riset melalui peningkatan kompetensi SDM, SDG, sarana dan prasarana untuk kegiatan litbang, peningkatan diseminasi hasil penelitian, dan jejaring kerjasama litbang.  Pencapaian target program tersebut di atas dilakukan dengan (1) mengoptimalkan kompetensi SDM, SDG,  sarana dan prasarana penelitian; (2) mengoptimalkan penggunaan anggaran litbang tanaman serat secara efektif dan efisien; (3)  meningkatkan efisiensi tata kelola unit kerja; (4) mengoptimalkan pelaksanaan program kerjasama litbang dengan stakeholders; (5) mengaplikasikan sistem informasi dalam semua kegiatan; dan (6) meningkatkan sistem diseminasi multichannel untuk mempercepat adopsi hasil penelitian serta membuka peluang kerjasama dengan stakeholders.


Kontak Lembaga

Contact Person