Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close

Balai Penelitian Tanaman Palma

Nama PUI: Pusat Unggulan Iptek Kelapa Lembaga Induk: Kementerian Pertanian Provinsi: Sulawesi Utara Website: http://balitka.litbang.pertanian.go.id/ Alamat: Jalan Raya Mapanget, PO. BOX 1004. Manado 95001

Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 62/Permentan/OT.140/10/2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian  Lingkup Puslitbang Perkebunan, tugas dari Balai Penelitian Tanaman Palma yaitu menyelenggarakan fungsi:

Pelaksanaan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan, dan pemanfaatan plasma nutfah; Pelaksanaan penelitian morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi, dan fitopatologi; Pelaksanaan penelitian komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis; Pelaksanaan penelitian penanganan hasil; Pemberian pelayanan teknik kegiatan penelitian; Penyiapan kerjasama, informasi dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian; Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.

            Pelaksanaan penelitian bertujuan untuk menghasilkan informasi pengetahuan dan teknologi yang lebih unggul daripada teknologi yang ada, baik dari aspek teknik maupun sosial-ekonomi. Sedangkan tugas dan fungsi pengembangan bertujuan merakit komponen teknologi yang dihasilkan dari penelitian sehingga menjadi suatu paket teknologi strategis yang secara teknis dapat diterapkan, secara ekonomis layak, dan secara sosial dapat diterima oleh pengguna, ataupun rekomendasi kebijakan pengembangan komoditas. Selain itu dalam tugas dan fungsi pengembangan, termasuk didalamnya adalah pengawalan dan pengujian implementasi paket teknologi pada skala lebih luas, pengembangan jejaring komunikasi antar sesama peneliti dan dengan para pengguna lainnya. Pengembangan komunikasi dilaksanakan melalui berbagai forum, jejaring dan media baik yang bersifat ilmiah maupun populer.

            Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, Balit Palma memiliki dua seksi yakni Pelayanan Teknik dan Jasa Penelitian, serta satu sub bagian yaitu Sub Bagian Tata Usaha, serta didukung empat Kebun Percobaan (KP) yaitu KP. Mapanget, KP. Paniki, KP. Kima Atas dan KP. Kayuwatu.

            Balit Palma memiliki fasilitas laboratorium yang memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan, yang meliputi peralatan proses, persiapan sampel dan karakterisasi/pengujian. Laboratorium Penelitian Balit Palma terdiri atas Laboratorium Hama dan Penyakit, Laboratorium Molekuler, Laboratorium Kultur Jaringan, Laboratorium Pasca Panen dan Laboratorium Ekofisiologi. Laboratorium Ekofisiologi telah mendapatkan akreditasi ISO SNI/IEC 17025:2008 oleh KAN untuk beberapa ruang lingkup pengujian. Selain itu Balit Palma memiliki fasilitas penunjang penelitian yaitu 1 bengkel rekayasa, 4 Kebun Percobaan yaitu KP Paniki, KP Kayuwatu, KP Kima Atas dan KP Mapanget dengan total luas areal 174.7 ha.   Di kebun-kebun percobaan tersebut terdapat koleksi plasma nutfah kelapa sebanyak 86 aksesi kelapa dalam dan kelapa genjah dari berbagai kabupaten/propinsi di Indonesia sebagai materi penelitian dan sumber genetik dalam perakitan kelapa unggul.  Sampai dengan tahun 2016, Balit Palma telah berhasil melepas sebanyak 18 kelapa dalam, 7 kelapa genjah dan 5 kelapa hibrida.

Untuk menjamin keterukuran pengelolaan manajemen, Balit Palma sejak awal tahun 2010 telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2008. Pada tahun 2013 dan 2015 telah dilaksanakan surveilan oleh PT. Multi Agung Lestari terhadap implementasi ISO 9001:2008 yang hasilnya menyatakan bahwa Balit Palma dapat mempertahankan akreditasinya. Unit laboratorium Ekofisiologi telah mendapatkan Akreditasi ISO 17025:2008 dari KAN dengan Nomor LP-366-IDN pada tanggal 20 April 2016 untuk beberapa ruang lingkup pengujian.

Dalam rangka penataan penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi, telah disusun SOP untuk masing-masing satuan tugas yang mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian No.1226 Tahun 2010 tentang penetapan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan Kementerian Pertanian.  Pelaksanaan e-Government mengikuti aplikasi yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pertanian antara lain meliputi aplikasi simpeg, simonev, dan e-proposal.  Selain itu, penyempurnaan sistem manajemen anggaran, sarana prasarana, program serta hasil penelitian dan pengembangan yang didukung oleh sarana prasarana memadai serta SDM yang berkompeten dengan berbasiskan pada penggunaan teknologi Informasi seperti melalui jaringan internet dan intranet.

Kelembagaan yang mampu menerapkan tata kelola sesuai dengan sistem manajemen mutu yang dipedomani sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya fungsi Balit Palma. Dalam kerangka tersebut, Balit Palma berusaha memperkuat sistem kelembagaannya melalui program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam  jangka pendek, menengah maupun panjang.

Sebagai lembaga riset yang berada di bawah Kementerian Pertanian, sumber pembiayaan atau anggaran penelitian Badan Litbang khususnya Balit Palma saat ini sebagian besar bersumber dari APBN yaitu DIPA Balit Palma.  Jumlah ini mungkin belum mencukupi untuk mengejar misi berkelas dunia.  Oleh karena itu, peneliti Balit Palma didorong mencoba mencari alternatif pembiayaan penelitian melalui Program Kerjasama Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Nasional (KKP3N), Kerjasama Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KKP3S), dan melalui Badan Pengeloala Dana Penelitian Sawit (BPD-PS) serta penelitian yang dibiayai oleh lembaga riset dan teknis internasional seperti Coconut Genetic Network  (COGENT), Asia Pacific Coconut Community (APCC), dan Non-align movement center for south-south technical cooperation (NAM CSSTC).

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dihasilkan didesiminasikan dalam bentuk publikasi yang diterbitkan dalam skala nasional maupun internasional,  untuk dimanfaatkan oleh banyak stakeholder termasuk petani, pengusaha, akademisi, peneliti dan pemerintah.


Kontak Lembaga

Contact Person