Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close

Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Nama PUI: Pusat Unggulan Iptek Kelapa Sawit Lembaga Induk: PT. Riset Perkebunan Nusantara Provinsi: Sumatera Utara Website: http://iopri.org Alamat: Jl. Brigjen Katamso No. 51, Medan 20158

Profil Pusat Penelitian Kelapa Sawit

 

Cikal bakal Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) jauh bermula sejak 26 September 1916 dengan dibentuknya APA (Algemeene Vereeniging van Rubberplanters ter Oostkust van Sumatra), lembaga riset perkebunan bentukan pemerintah Hindia Belanda. Nama PPKS ditetapkan berdasarkan surat keputusan ketua DPH-AP 31 No. 084/Kpts/DPH/XII/1992, merupakan merupakan gabungan dari 3 lembaga penelitian yaitu Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun) Medan, Puslitbun Marihat, dan Puslitbun Bandar Kuala. Pada periode tahun 1993 s/d 2009, PPKS berada dalam koordinasi Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI), Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia yang anggotanya terdiri dari PT. Perkebunan Nusantara dan PT. Rajawali Nusantara Indonesia. LRPI kemudian resmi mendapatkan badan hukum menjadi PT. Riset Perkebunan Nusantara (PT. RPN, anak perusahaan Holding BUMN Perkebunan). PT. RPN merupakan transformasi sistem pengelolaan dari non corporate research menjadi corporate research, efektif mulai beroperasi pada tanggal 5 Februari 2010 dengan mengelola 6 Puslit yang fokus pada komoditas perkebunan utama. Pada tahap selanjutnya, PPKS merencanakan untuk spin off menjadi sebuah perseroan terbatas yang merupakan anak perusahaan dari PT. RPN.

Sebagai lembaga penelitian yang memiliki kewajiban dalam memajukan industri kelapa sawit di Indonesia, PPKS memiliki visi menjadi pusat unggulan perkelapasawitan yang berkelanjutan; sedangkan misi PPKS adalah (i) mengembangkan riset dan teknologi unggul perkelapasawitan yang ramah lingkungan, (ii) menyediakan jasa dan layanan terbaik yang berdaya guna dan tepat sasaran, (iii) mendukung perkelapasawitan melalui konsep pemikiran strategis, penyediaan produk riset dan jasa, (iv) mendorong pengembangan sumber daya manusia dan pelestarian sumberdaya alam, dan (v) menggali potensi untuk mandiri dan sejahtera secara berkelanjutan. Tata nilai yang dianut disingkat menjadi IOPRI, yaitu Inovatif (selalu hadir dengan ide baru, kreatif, segar, dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan), Obyektif (bersandar pada fakta dan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan), Profesional (selalu meningkatkan kompetensi dan memberi pelayanan terbaik dengan respon cepat  bagi pelanggan dan rekan kerja), Reliabel (dapat diandalkan dan konsisten bekerja baik), dan Integritas (bersikap jujur, ikhlas, disiplin, saling menghargai, dan patuh pada peraturan). Melalui paket teknologi maupun pengembangan IPTEK yang dihasilkan, PPKS diharapkan dapat menjadi motor penggerak (prime mover) bagi pengembagan industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

PPKS dipimpin oleh seorang direktur, yang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kepala Bidang Penelitian, Kepala Bidang Usaha, General Manager (GM) Bahan Tanaman, Kepala Biro Umum/SDM. Bidang penelitian PPKS terdiri dari 6 kelompok penelitian (Kelti) yaitu Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman, Ilmu Tanah dan Agronomi, Proteksi Tanaman, Pengolahan Hasil dan Mutu, Rekayasa Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan, serta Sosio Tekno Ekonomi.


Kontak Lembaga

Contact Person