Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa password?

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Hide Lengkapi Isian!

Lupa Password? Silahkan masukkan alamat email Anda. Anda akan menerima email yang berisi password baru Anda.

Lengkapi isian!

Kembali ke log-in

Close
TRL: 9

Pupuk Hayati RhiPhosant

RhiPhosant adalah inokulan berbahan aktif bakteri penambat N dan pelarut P unggul hasil isolasi dan seleksi dari mikroba indigenous Indonesia yang dapat berfungsi membantu menambat nitrogen (N) dari udara dan melarutkan senyawa fosfat (P) sukar larut di dalam tanah. Formulasi RhiPhosant dikonstruksi sedemikian rupa sehingga menjamin mutu dan efektivitasnya, menghemat pupuk NPK dan kapur hingga tinggal 25% dari dosis anjuran konvensional. RhiPhosant mampu meningkatkan P dan kelarutan Kalium dalam tanah, serta mampu menghasilkan fitohormon asam indol asetat (IAA) yang dapat meningkatkan perkembangan akar. Penggunaan Rhiopsant dengan dosis 1 kg/ Ha, mampu meningkatkan daya kecambah benih kacangan dan menambah jumlah bintil akar dan panjan akar.

Potensi pengguna: Petani, Swasta

    TRL: 9
TRL: 9

Buah Kopyor Super Duper

Buah kopyor "Super Duper" dihasilkan dari kebun kopyor di Kebun Percobaan Ciomas, PUI BBI Bogor. Buah tersebut dihasilkan dari pohon kopyor yang 99.99% berbuah kopyor. Buah kopyor dapat digunakan untuk minuman penyegar.

Potensi pengguna: Swasta, Lembaga Risbang

    TRL: 9
TRL: 9

Teknologi Perbanyakan Tanaman Sagu melalui Somatic Embryogenesis

Kultur jaringan sagu melalui embriogenesis somatik (SE) dilakukan dengan menggunakan sistem perendaman sesaat. Teknik ini telah terbukti efektif menghasilkan planlet sagu yang seragam.

Potensi pengguna: Swasta, Lembaga Risbang

    TRL: 9
TRL: 9

Teknologi Somatic Embryogenesis untuk Mikropropagasi Tanaman Kelapa Sawit

Kultur jaringan kelapa sawit melalui embriogenesis somatik (SE) dilakukan dengan menggunakan sistem perendaman sesaat. Teknik ini telah terbukti dapat meningkatkan produksi dan keseragaman embrio somatik serta abnormalitas yang sangat rendah kurang dari 1% pada kelapa sawit.

Potensi pengguna: Swasta, Lembaga Risbang

    TRL: 9
TRL: 9

Teknologi Peningkatan Produktivitas Padi dan Jagung

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia mengembangkan Teknologi Peningkatan Produksi dan Kualitas Hasil Panen Padi yang telah diuji diberbagai lokasi, terutama di Jawa. Aplikasi Biostimulan Citorin dan Pembenah Tanah Humakos dalam waktu dan takaran yang sesuai dapat meningkatkan produksi padi (GKP) sebesar 1,508 ton/ha (21 %). Pengukuran rendemen (shelling recovery) pada beberapa lokasi uji perbandingan, ditemukan bahwa perlakuan teknologi dapat meningkatkan rendemen sebesar 8%. Dengan peningkatan rendemen ini berarti setiap 1 ton Gabah Kering Panen (GKP) dapat dihasilkan 80 kg beras lebih banyak dibandingkan dengan kontrol. Dari sisi ekonomi, berbasis pada peningkatan produksi GKP, pendapatan petani meningkat sebesar Rp 5,580,000/ha dengan dasar harga jual Rp 3,700/kg (HPP). Dengan tambahan biaya produksi sebesar Rp 1,010,000/ha, keuntungan petani meningkat sebesar Rp 4,570,000/ha (17 %). Peningkatan keuntungan tersebut akan bertambah apabila petani (kelompok tani) memproses gabah menjadi beras.

Potensi pengguna: Petani, Swasta

    TRL: 9
TRL: 9

Starter Fermentasi Kopi Ciragi

Starter Ciragi dapat meningkatkan skor cup test citarasa, baik untuk kopi Arabika maupun Robusta. Peningkatan citarasa yang signifikan akan menghasilkan kopi spesialti (specialty) dengan premium harga yang sangat menarik, hingga di atas US $ 2 /kg. Aplikasi Ciragi bukan hanya meningkatkan skor citarasa, tetapi juga memperpendek waktu fermentasi dari 36 jam menjadi 12 jam, sehingga mengurangi kebutuhan HOK tenaga kerja dan meningkatkan kapasitas pengolahan. Ciragi diformulasi secara khusus sehingga menjamin mutu starter, viablilitas dan keefektifan mikroba untuk menghasilkan citarasa kopi yang baik dan mengeliminasi cacat citarasa (off-flavor) seperti spicy, herbal, astringent dll. Proses fermentasi berlangsung sederhana tanpa pembalikan, pengaturan pH dan suhu, serta penambahan bahan kimia. Aplikasi starter Ciragi memungkinkan untuk menggantikan produksi kopi luwak skala besar dengan cara yang lebih higienis dan tidak melanggar animal welfare. Dengan kata lain kita dapat memproduksi kopi luwak tanpa luwak.

Potensi pengguna: Petani, Swasta

    TRL: 9